Header Ads

Masjid Syekh Abd Samad Bachdar

Masjid Tua, dan seluruh jamaah Tumbak. 

Masjid Keramat Syekh Abd Samad Bachdar merupakan peninggalan sejarah yang hingga saat ini berdiri kokoh di Desa Tumbak Kec. Pusomaen Kab. Minahasa Tenggara. Sebagai wujud kepedulian terhadap situs yang menjadi kebanggaan masyarakat muslim Sulawesi Utara, masjid ini direncanakan akan direnovasi. Mengingat bangunan masjid yang tadinya memiliki bulatan kubah ditengah masjid, dan kini telah dihilangkan pada rehabilitasi sebelumnya, maka Komite Pembangunan berencana akan kembali mendirkan kubah besar tersebut.

Syekh Abd Samad Bachdar dan seluruh jamaahnya, pada saat membangun rumah Allah ini benar-benar sangat piawai. Kendati mereka “orang kampung”, namun pengetahuan tentang konstruksi bangunan sangat dipahami dengan baik. Syekh sendiri dikenal sebagai seorang tokoh ulama yang mahir dibidang konstruksi bangunan. Tak heran, masjid tersebut sangat kokoh dan terlihat megah pada zaman itu.

Kini, masjid tersebut kondisinya memprihatinkan. Jika hujan, sering tergenang air di dalamnya. Piringan atapnya akan roboh. Struktur bangunan sudah terlihat miring karena kekuatan pondasi yang tidak kuat lagi. Tehel-tehel banyak yang pecah dan rapuh. Maka sudah sepantasnya, sebagai generasi penerus, warga Tumbak dan keturunan Syekh harus membangunnya kembali. Memperbaiki, menjaga, melestarikan bahkan melakukan inovasi tanpa merubah karakteristiknya.

Masjid Syekh Abd Samad Bachdar yang perlu direhab
Belakangan timbul wacana untuk melantai dukan masjid tersebut. Namun mendapat tantangan keras dari beberapa kalangan. Bagi mereka, lantai dua justru akan menghilangkan identitasnya. Pertanyaannya, bukankah pembangunan sebelumnya telah menghilangkan identitas masjid tersebut, dengan menghilangkan kuba besar dan beberapa ciri khas lainnya? Sehingga itu lantai dua, kendati hanya wacana, bukan persoalan melainkan akan semakin memperkokoh. Lantai dua yang dimaksud pun adalah hanya menambah bangunan tambahan pada lantai atasnya dengan bentuk yang sama persis dengan bangunan pertama didirikan.

Yang jelas, lantai dua hanya wacana. Paling urgen adalah memperkokoh atau merehabilitasi masjid kebanggan masyarakat Tumbak tersebut. Saat ini, komite sedang menggalang dana besar-besaran untuk pengembangan masjid yang dijuluki masjid tua itu.