Suara Habib Muhsin Bilfagih (2)

Atantion please " skalipun hidup ini elok , tetapi untuk menemukan rahasianya sungguh ber-kelok2. Berhentilah memproduksi keraguan. Yakinlah bhw Tuhan bersama kita. Bumi ini sudah tua , dan waktu adalah alat untuk menguji kejujuran. Benarkah kita serius membekali diri untuk menuju perjalanan abadi ke negeri yg tiada tepi ? Sebuah negeri yang ada awalnya tetapi tiada ujungnya ?



Wahai pencari pucuk kebenaran ! Sungguh " tubuh insan, jiwa, hati, ruh, pendengaran, penglihatan, tangan, kaki, dan lidah insan, semua itu Allah persembahkan kepada kita oleh Diri Allah, untuk diri Allah, bahkan DIA tak lain adalah AKU, dan AKU bukanlah selain Dia



" jika kalian melihat seseorang terbakar oleh api ke fakiran dan hancur karena banyaknya kebutuhan, maka dekatilah ia, karena tdk ada penghalang antara Diri Allah dan dirinya "



" Allah jadikan ke fakiran dan kebutuhan sebagai kendaraan manusia. Siapapun yg menaikinya, ia telah sampai di tempatnya sebeltm menyeberangi gurun dan lembah "



"Jika semua yg kita inginkan, harus kita miliki, dr mana kita belajar keikhlasan? Jika smua yg kita mau harus terpenuhi, dari mana kita belajar kesabaran? Jika doa kita langsung dikabulkan, dr mana kita memaksimalkan KEMAMPUAN yg diberikan pd kita? Jk khidupan kita sll BAHAGIA, dari mana kita dpt mengenal Allah lebih DEKAT..? Tetap YAKIN bahwa segala ketentuan Nya adalah yg TERBAIK utk kita. Allah Rahman Rahim jangan patah semangat dlm usaha dan do'a semoga Alloh permudah urusan kita, amiiiiiin."



" bila manusia mengetahui apa yg terjadi setelah kematian, tentu ia tidak menginginkan hidup di dunia ini, Dan ia akan berkata disetiap saat dan kesempatan , ' Tuhan ! Matikan aku " .



Disadur dari sms2 Habib Muhsin Bilfagih

Tidak ada komentar:

Markas Kami